BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
ASSALAMU’ALAIKUM WAROHMATULLAHI
WABAROKATUH,,
Ahlan wasahlan akhi wa ukhti,, HEHEHE
... :)) :D
Sebagai pemula pembuat blog di
blogger, dengan ini aq sampaikan kpd temen”, sahabat”, dan saudara-saudariku
dari berbagai kalangan di seluruh alam semesta ini, alam ghaib juga boleh baca,
asal jgn teror aq di malam hari ajah yach,, hihihi,,
To the point ajah dech ni aq kasih
postingan pertama aq di my blog, yang bercerita tentang hari-hari menjelang
kelahiran Nabi besar Muhammad SAW sebagai nabi akhiruzzaman. Yang mana nama
dari ibu beliau adalah Sayyidah Aminah (sama lho kayak nama aq Aminah), bangga
dikit gpp kan cuma duikit ajah kug.
Langsung di read yach semoga
bermanfaat, Aamiin,,
Saya berikan Catatan ini,agar dapat
merasakan betapa mulianya Rasulullah Saw :
DETIK-DETIK KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SAW
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ
يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ
وَسَلِّمُوا تَسْلِيمَا
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat
untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan
ucapkanlah salam penghormatan kepadanya". (QS. Al-Ahzab-56)
Al-Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar
Al-Haitami Asy-Syafi’i di kitabnya An-Ni’matul Kubraa ‘Alal ‘Aalam hal. 61
telah menyebutkan ;
Bahwa sesungguhnya pada bulan
kesembilan kehamilan Sayyidah Aminah (bulan Rabi’ul Awwal), saat hari-hari
kelahiran Baginda Nabi Muhammad sudah semakin dekat, Allah SWT semakin
melimpahkan berbagai macam anugerahnya kepada Sayyidah Aminah, mulai malam
tanggal satu hingga malam tanggal 12 Bulan Rabi’ul Awwal malam kelahiran
Baginda Rasulullah Muhammad SAW;
Pada malam tanggal 1 Allah SWT
melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa kepada Sayyidah
Aminah, sehingga Beliau merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum
pernah dirasakan sebelumnya.
Pada malam tanggal 2 datang seruan
berita gembira kepadanya bahwa sebentar lagi dirinya akan mendapati anugerah
agung yang luar biasa dari Allah SWT.
Pada malam tanggal 3 datang seruan
memanggil kepadanya…”Wahai Aminah, sudah dekat saatnya Engkau akan melahirkan
Nabi Agung Rasulullah Muhammad SAW yang senantiasa memuji dan bersyukur kepada
Allah SWT”.
Pada malam tanggal 4 Sayyidah Aminah
mendengar beraneka ragam tasbih para malaikat secara nyata dan sangat jelas
sekali.
Pada malam tanggal 5 Sayyidah Aminah
mimpi bertemu dengan Nabiyyullah Ibrahim AS Khalilullah.
Pada malam tanggal 6 Sayyidah Aminah
melihat cahaya Rasulullah SAW memenuhi segala penjuru alam semesta.
Pada malam tanggal 7 Sayyidah Aminah
melihat para malaikat silih berganti saling berdatangan mengunjungi kediamannya
membawa kabar gembira, sehingga kebahagiaan dan kedamaiannya semakin memuncak.
Pada malam tanggal 8 Sayyidah Aminah
mendengar seruan memanggil dimana-mana, suara tersebut sangat jelas
mengumandangkan….”Berbahog ialah wahai seluruh penghuni alam semesta, telah
dekat saat kelahiran Nabi Agung Kekasih Allah SWT Pencipta alam semesta..”
Pada malam tanggal 9 Allah SWT
semakin mengucurkan limpahan Belas Kasih Sayangnya kepada Sayyidah Aminah,
sehingga tidak ada sedikitpun rasa sedih, susah atau sakit dalam diri dan jiwa
Sayyidah Aminah.
Pada malam tanggal 10 Sayyidah
Aminah melihat tanah Khoif dan Mina ikut bergembira ria menyambut kelahiran
Baginda Nabi Muhammad SAW .
Pada malam tanggal 11 Sayyidah
Aminah melihat seluruh penghuni langit dan bumi ikut bersuka cita menyongsong
kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.
Maka, pada malam 12 Bulan Rabi’ul
Awwal, langit dalam keadaan cerah tanpa ada mendung sedikitpun, saat itu Sayyid
Abdul Muthalib sedang bermunajat kepada Allah SWT di sekitar Ka’bah, dan
Sayyidah Aminah sendirian di rumah, tanpa ada seorangpun yang menemaninya,
tiba-tiba Beliau Sayyidah Aminah melihat tiang rumahnya terbelah, dan
perlahanan-lahan muncul empat wanita yang sangat anggun nan cantik jelita dan
diliputi cahaya yang memancar berkemilauan serta semerbak harum wewangian
memenuhi seluruh ruangan. Tiba-tiba wanita pertama datang dan berkata kepada
Sayyidah Aminah;
………”Sungguh, berbahagialah engkau
wahai Aminah. Tidak ada di dunia ini wanita yang mendapati kemuliaan dan
keberuntungan seperti engkau. Sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi Agung
junjungan alam semesta Baginda Nabi Muhammad SAW. Kenalilah olehmu sesungguhnya
aku ini adalah Hawwa’ Ibunda seluruh umat manusia. Aku diperintahkan Allah SWT
untuk menemanimu….
Kemudian Ibu Hawwa’ duduk di samping
kanan Sayyidah Aminah. Dan mendekat lagi wanita yang kedua kepada Sayyidah
Aminah untuk menyampaikan kabar gembira kepadanya;
………”Sungguh, berbahagialah engkau
wahai Aminah. Tidak ada di dunia ini wanita yang mendapati kemuliaan dan
keberuntungan seperti engkau. Sebentar lagi engkau akan melahirkan Baginda Nabi
Muhammad SAW, seorang Nabi Agung yang dianugerahi Allah SWT kesucian yang
sempurna pada diri dan kepribadiannya. Nabi Agung yang ilmunya sebagai sumber seluruh
ilmunya para Nabi dan para kekasihnya Allah SWT. Nabi Agung yang cahayanya
meliputi seluruh alam. Dan ketahuilah olehmu wahai Aminah, sesungguhnya aku ini
adalah Sarah istri Nabiyyullah Ibrahim As, aku diperintahkan Allah SWT untuk
menemanimu.”
Kemudian Sayyidah Sarah duduk di
sebelah kiri Sayyidah Aminah. Maka, wanita ketigapun kemudian mendekat dan
menyampaikan berita gembira kepadanya;
………”Sungguh, berbahagialah engkau
wahai Aminah. Tidak ada di dunia ini wanita yang mendapati kemuliaan dan keberuntungan
seperti engkau. Sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi Agung Baginda Nabi
Muhammad SAW Kekasih Allah SWT yang paling agung, dan insan sempurna yang
paling utama mendapati pujian dari Allah SWT dan dari seluruh makhuk-Nya. Perlu
engkau ketahui sesungguhnya aku adalah Asiyah binti Muzahim yang diperintahkan
Allah SWT untuk menemanimu”.
Kemudian sayyidah Asiyah binti
Muzahim tersebut duduk di belakang Sayyidah Aminah. Sejenak Sayyidah Aminah
semakin kagum, karena wanita yang ke empat adalah lebih anggun berwibawa dan
memiliki kecantikan luar biasa. Kemudian mendekat kepada Sayyidah Aminah untuk
menyampaikan kabar gembira;
………”Sungguh, berbahagialah engkau
wahai Aminah. Tidak ada di dunia ini wanita yang mendapati kemuliaan dan
keberuntungan seperti engkau. Sebentar lagi engkau akan melahirkan Nabi Agung
Baginda Nabi Muhammad SAW yang dianugerahi Allah SWT berbagai macam mukjizat
yang sangat agung dan sangat luar biasa, Beliaulah junjungan seluruh penghuni
langit dan bumi, hanya untuk Beliau semata segala bentuk Sholawat (Rahmat
Ta’dhim) Allah SWT dan Salam Sejahtera-Nya yang sempurna. Ketahuilah olehmu
wahai Aminah, sesungguhnya aku adalah Maryam Ibunda Nabiyyullah Isa AS. Kami
semua ditugaskan Allah SWT untuk menemanimu demi menyambut kehadiran Baginda
Rasulullah Muhammad SAW.
Kemudian Sayyidah Maryam Ibunda
Nabiyyullah Isa AS duduk mendekatkan diri di depan Sayyidah Aminah. Maka,
keempat wanita suci mulia nan agung di sisi Allah SWT tersebut kemudian merapat
dan mengelilingi diri Ibunda Rasulullah Muhammad SAW Sayyidah Aminah Binti
Wahab, sehingga Ibunda Rasulullah SAW semakin memuncak rasa kedamaian dan
kebahagiaan dalam jiwanya. Kebahagiaan dan keindahan yang dialami oleh Ibunda
Rasulullah SAW saat itu, tidak bisa terlukiskan dengan kata-kata. Dan peristiwa
demi peristiwa yang sangat agung, semakin Allah SWT limpahkan demi penghormatan
besar kepada Baginda Rasulullah Muhammad SAW.
Keajaiban berikutnya adalah Sayyidah
Aminah melihat sekelompok demi sekelompok manusia bercahaya saling berdatangan
silih berganti memasuki ruangan Sayyidah Aminah dan mereka memanjatkan puja
puji dan tasbih kepada Allah SWT dengan berbagai macam bahasa yang
berbeda-beda.
Detik berikutnya adalah Sayyidah
Aminah melihat atap rumahnya terbuka dan terlihat oleh Beliau berbagai macam
bintang-bintang di angkasa raya yang sangat indah berkilauan yang saling
berterbangan di langit ke segenap penjuru angkasa yang sangat cerah dipenuhi
cahaya.
Maka, detik berikutnya adalah Allah
SWT perintahkan kepada Malaikat Ridlwan penjaga sorga agar mengomando semua
bidadari sorga supaya berdandan rapi cantik jelita dan memakai segala macam
bentuk perhiasan kain sutera dengan bermahkotakan emas, intan permata yang
gemerlapan dan menebarkan wewangian sorga yang harum semerbak ke segala arah
demi menyambut kedatangan Baginda Nabi Muhammad SAW.
Selanjutnya, Allah SWT limpahkan
mandat khusus kepada Malaikat Jibril AS untuk mengemban tugas agung dalam momen
yang paling agung dan bersejarah bagi seluruh makhluk Allah SWT, Firman Allah
SWT kepadanya;
يا جبريل صف راح الأرواح في أقداح
الشراب يا جبربل انشر سجادات القرب والوصال لصاحب النور والرفعة والإتصال يا جبريل
مر مالكا أن يغلق أبواب النيران يا جبريل قل لرضوان أن يفتح أبواب الجنان يا جبريل
البس حلة الرضوان يا جبريل اهبط إلى الأرض بالملائكة الصافين والمقربين والكروبيين
والحافين يا جبريل ناد في السموات والأرض في طولها والعرض قد آن أوان اجتماع
المحب بالمحبوب والطالب بالمطلوب
Yang artinya kurang lebih;
“Hai Jibril, serukanlah kepada
seluruh arwah suci para Nabi, para Rasul dan para Wali agar berkumpul berbaris
rapi menyambut kedatangan Nabi Agung Muhammad SAW.
Hai Jibril, bentangkanlah hamparan
kemuliaan dan keagungan derajat Al-Qurb dan Al-Wishal kepada Nabi Agung
Muhammad SAW yang memiliki Nur dan Maqam luhur di Sisi-Ku. Hai Jibril,
perintahkanlah kepada Malik agar menutup semua pintu neraka. Hai Jibril,
perintahkanlah kepada Ridlwan agar membuka seluruh pintu sorga. Hai Jibril,
pakailah olehmu Hullah Ar-Ridlwan (pakaian khusus yang diliputi Keridloan-Ku)
demi menyambut Kekasih-Ku Nabi Agung Muhammad SAW. Hai Jibril, turunlah ke bumi
dengan membawa seluruh pasukan malaikat, para Malaikat Muqarrabin, para
Malaikat Karubiyyin, para Malaikat yang selalu mengelilingi ‘Arasy, suruh
mereka semua turun ke bumi dan berbaris rapi demi memuliakan dan mengagungkan
kedatangan Kekasih-Ku Nabi Agung Muhammad SAW. Hai Jibril, kumandangkanlah
seruan di seluruh penjuru langit hingga lapis ke tujuh dan di segenap penjuru
bumi hingga lapisan paling dalam, beritakan kepada seluruh makhluk-Ku bahwa
sesungguhnya …Sekarang telah tiba saatnya kedatangan Nabi akhir zaman, Nabi
Agung kekasih Allah SWT, Baginda Nabi Muhammad SAW ………….
Kemudian seketika itu pula Malaikat
Jibril AS secepat kilat langsung melaksanakan seluruh mandat khusus dan agung
dari Allah SWT tersebut. Serentak Beliau bawa seluruh pasukan malaikat turun ke
bumi hingga memenuhi seluruh gunung-gunung Makkah dan berbaris rapi meliputi
seluruh tanah suci Makkah. Sayap-sayap mereka terlihat laksana mega-mega putih
berkilauan memenuhi angkasa. Dan saat itu pula seluruh hewan-hewan yang ada di
segenap penjuru di bumi, di lautan dan di angkasa bersuka cita demi menyambut
kedatangan Baginda Nabi Muhammad SAW.
Ibunda Rasulullah SAW Sayyidah
Aminah berkata; Saat itu pula, dengan ijin Allah SWT, bisa terlihat jelas
olehku gedung-gedung yang ada di Syiria dan Palestina. Aku juga melihat tiga
pilar bendera yang dibawa oleh para malaikat. Yang satu ditancapkan di jagad
timur, yang satu ditancapkan di jagad barat dan yang satunya lagi di atas
Ka’bah Baitullah. Dalam keadaan yang dipenuhi oleh misteri segala keajaiban
yang sedemikian rupa, seketika pula datang serombongan burung-burung bercahaya
yang indah memenuhi ruanganku, datang silih berganti. Paruh dan sayapnya adalah
berupa mutiara zamrud dan yaqut yang indah sekali. Burung-burung tersebut
menebarkan berbagai macam mutiara dan permata yang beraneka ragam indahnya di
ruanganku. Setelah itu mereka serentak memanjatkan puja puji dan tasbih kepada
Allah SWT.
Dan aku lihat pula para malaikat
datang bergerombolan dan silih berganti sambil membawa mabkharah (tempat dupa)
berupa emas merah dan emas putih yang berisikan dupa-dupa wewangian sorga yang
semerbak harum baunya memenuhi seluruh jagad raya, sambil bergemuruh suara
mereka mengucapkan sholawat dan salam kepada Nabi Agung Rasulullah Muhammad
SAW. Seketika itu pula aku lihat bulan terbelah di atasku laksana qubah, dan
bintang-bintang gemerlapan berjajar rapi di atas kepalaku laksana mata rantai
emas intan permata. Dan tiba-tiba telah ada di sisiku secangkir minuman putih
bening melebihi susu.
Seketika aku meminumnya, dan terasa
nikmat sekali, kelezatan manisnya melebihi gula dan madu, dan kesejukkannya
melebihi salju (es). Maka seketika lepaslah segala dahagaku. Sangat terasa
nikmat, segar dan lezat sekali yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.
Seketika cahaya yang luar biasa meliputi diriku. Kemudian, datanglah burung
putih berkilauan cahaya mendekati dan mengusapkan sayapnya pada diriku. Saat
itulah tanda-tanda kelahiran mulai aku rasakan dan aku bersandar pada para
wanita yang ada di sekelilingku. Seketika lahirlah Nabi Agung akhir zaman,
Kekasih Allah SWT yang sempurna, Rasulullah Muhammad SAW, dan saya tidak
melihat kecuali hanya sinar cahaya yang sangat agung. Tidak lama kemudian, aku
melihat putraku (Rasulullah Muhammad SAW) telah berada di sampingku terselimuti
dengan sutera putih di atas hamparan sutera hijau dalam keadaan sujud mengiba
ke hadirat Allah SWT dengan mengangkat jari telunjuknya. Dan saya mendengar
Beliau Rasulullah SAW mengucapkan ;
ألله أكبر كبيرا والحمد لله كثيرا
وسبحان الله بكرة وأصيلا
……….”Allah Maha Besar dengan segala Keagungan-Nya, Segala Puji
bagi Allah atas segala anugerah-Nya, Maha Suci Allah kekal abadi
selama-lamanya………”
Pada saat itulah semakin memuncak
kegembiraan seluruh penghuni alam semesta. Para Malaikat, Para Nabi, Para Wali,
Para bidadari sorga, seluruh makhluk-makhluk Allah SWT yang ada di daratan, di
lautan di angkasa dan bahkan bumi, laut, udara, bintang-bintang, bulan,
matahari, langit, kursiy dan Arasy, seluruhnya benar-benar meluapkan
kegembiraan dan memuncakkan Sholawat Ta’dhim kepada Kekasih Allah SWT, Nabi
Akhir Zaman, Baginda Rasulullah Muhammad SAW. Dan bahkan Ka’bah Baitullah ikut
bergetar selama 3 hari berturut-turut karena bahagia dan bangga menyambut
kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW.
Sebagaimana yang telah disebutkan
dalam Maulid Ad-diba’iy Lil Imam Abdur Rahman Ad-Diba’iy hal 192 dan 193 ;
فاهتز العرش طربا واستبشارا وازداد
الكرسي هيبة ووقارا وامتلأت السموات أنوارا وضجت الملائكة تهليلا وتمجيدا
واستغفارا
Yang artinya kurang lebih;
“Sesungguhnya (pada saat kelahiran
Baginda Nabi Muhammad SAW), ‘Arasy seketika gentar hebat luar biasa meluapkan
kebahagiaan dan kegembiraannya, dan Kursiy juga semakin tambah kewibawaan dan
keagungannya, dan seluruh langit dipenuhi cahaya yang bersinar terang dan para
malaikat seluruhnya serentak bergemuruh memanjatkan tahlil, tamjid dan
istighfar kepada Allah SWT dengan mengucapkan;
سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا
الله والله أكبر أستغفر الله
Yang artinya kurang lebih;
“Maha Suci Allah, Segala puji bagi
Allah, Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, saya beristighfar
(memohon ampun) kepada Allah SWT..”
Sesungguhnya dengan keagungan Beliau
Baginda Rasulullah Muhammad SAW di sisi Allah SWT, maka Allah SWT telah
memerintahkan kepada para malaikat-Nya yang agung yakni Malaikat Jibril,
Malaikat Muqarrabin, Malaikat Karubiyyin, Malaikat yang selalu mengelilingi
Arasy dan lainnya agar serentak berdiri pada saat detik-detik kelahiran Baginda
Nabi Muhammad SAW dengan memanjatkan Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir, dan
Istighfar kepada Allah SWT.
Semua fenomena keajaiban-keajaiban
agung yang terjadi pada saat detik-detik kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW
yang diwujudkan oleh Allah SWT, semata-mata hanya menunjukkan kepada semua
makhluk-makhluknya Allah SWT bahwa Baginda Nabi Muhammad SAW adalah makhluk
yang paling dicintai-Nya, makhluk yang paling agung dan mulia derajatnya di
sisi-Nya.
The End ... :))
Dan riwayat-riwayat semua yang
tersebutkan di atas, bukan sekedar cerita belaka, namun telah kami nukil
data-datanya dari kitab-kitab para ulama
ahlussunnah waljama’ah yang sangat akurat dan otentik. Diantaranya adalah Kitab Al-Hawi Lil Fatawi yang dikarang
oleh Al-Imam Asy-Syaikh Jalaluddin Abdur
Rahman As-Suyuthi yang telah mengarang tidak kurang dari 600 kitab yang
dijadikan marja’ (pedoman) bagi para ulama ahlussunnah waljama’ah dalam
penetapan hukum-hukum syariat Islam. Bahkan para ulama ahlussunnah waljama’ah
telah sepakat menjuluki Beliau dengan gelar ‘Jalaaluddiin’ yakni sebagai pilar
keagungan agama Islam.
Bukan hanya dari kitab Beliau saja
kami menukil, namun juga dari kitab-kitab para ulama ahlussunnah waljama’ah
lainnya yang juga telah disepakati dan dijadikan sebagai sumber pedoman oleh
para ulama.
Diantaranya adalah Kitab Dalailun Nubuwwah Lil Imam Al-Baihaqi,
Kitab Dalailun Nubuwwah Lil Imam Abu
Na’im Al-Ashfahaniy, Kitab An-Ni’matul
Kubra ‘Alal ‘Aalam Lil Imam Syihabuddin Ahmad Ibnu Hajar Al-Haitami, Kitab Sabiilul Iddikar Lil Imam Quthbul Ghouts
Wad-Da’wah Wal-Irsyad Al-Habib Abdullah bin ‘Alawi Al-Haddad, Kitab Al-Ghurar Lil Imam Al-Habib Muhammad bin Ali
bin Alawiy Khird Ba Alawiy Al-Husainiy, Kitab Asy-Syifa’ Lil Imam Al-Qadli ‘Iyadl Abul Faidl Al-Yahshabiy, Kitab As-Siirah An-Nabawiyyah Lil Imam As-Sayyid
Asy-Syaikh Ahmad bin Zaini Dahlan Al-Hasaniy, Kitab Hujjatullah ‘Alal ‘Aalamin Lis Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhaniy…dan
kitab-kitab lainya yang mu’tamad dan mu’tabar (diakui dan dijadikan pedoman
oleh para ulama).
Sumber: Kitab Nurul Musthofa Jilid
1, Habib Murtadho bin Abdullah bin Ahmad Al-Kaff — bersama M Roziqin, Maska
Bolodewo AL-gentongy, M Roziqin, Aswajanu Centerjatim, Lidha Gadiz Biaza,
Sahlawi Zain, Pc Gp Ansor Solo, Tuan Guru Mufti, Pc Gp Ansor Kencong, GP Ansor
PC Tapteng, Nauf El-Kawakiby, Anaz Ronggo, PC Fatayat NU Kudus, Ahmad Irfan
Maulana Syh, Nadya Azmi, Pc Gp Ansor Bondowoso, GP Ansor Jember, PC GP Ansor
Sumenep, Man Epunk, PC Ansor Bantul, Nahdlatul Ulama, Ali Baharun, Ancab
Lamongan GP Ansor, Ady Kriesna, Peduli Universitas Bondowoso, Miftahulhuda Sh,
Ansorbali, Muzammil SPd, GP Ansor Nganjuk, Ibnu Muhyi Al-Din, GP Ansor Lombok
Tengah, Tuan Muda Fillah, Gp Ansor Situbondo, Dewi Cinta, Misbahul Choir, Pc Gp
Ansor Bangil, Amin Said Husni, FatayatNu Imza Hongkong, Daris Cinta Aswaja,
ROmo Yai Kanjeng, Banser Jepara Jateng, GP Ansor Dki Jakarta, Saiful Rizal,
Alfaqier Ilaa Rohmati Robbih, Sang Prabu I, Bash Alwie, Zaheer Zein Al-faeyad,
Gp Ansor Tulungagung Jatim dan Gp Ansor Sidoarjo.
=========================================
ALHAMDULILLAH,,
WASSALAMU’ALAIKUM WAROHMATULLAHI
WABAROKATUH.
Tunggu postinganq selanjutnya yach,,
see you bye bye,, !!!!